- Back to Home »
- Philodendron »
- Philodendron Billietiae
![]() |
| pic: orami.co.id |
Tanaman
ini dikenal dan menjadi populer
di kalangan masyarakat dikarenakan memiliki bentuk daun yang khas, yaitu daun
hijau yang lebar bergelombang dan bergerigi serta tangkainya yang berwarna jingga
kekuningan. selain itu, jumlah daun yang dimilikinya juga jauh lebih sedikit
daripada tanaman pada umumnya, bahkan dalam genus Philodendron sendiri. Tanaman
ini kemudian diperkenalkan untuk dibudidayakan di rumah kaca di Kebun Raya
Nasional Belgia di Meise.
Philodendron billietiae dikenal sebagai tanaman dengan daun yang besar serta arah
pertumbuhannya yang memanjat. Tumbuhan ini tergolong membutuhkan perawatan yang
khas untuk dapat tumbuh secara maksimal, ia juga belum banyak dijumpai di
masyarakat lantaran harganya di pasaran cenderung semakin tinggi seiring dengan
popularitasnya yang kian naik.
Di Indonesia, Philodendron billietiae juga sering disebut sebagai tanaman pilo kabel
busi. Ia biasa hidup dan tumbuh dalam ruangan yang luas dengan daun panjangnya
yang ditopang oleh tangkai yang menjuntai ke arah horizontal.
Selain lebar, daun Philodendron
billietiae juga memiliki
bentuk khas yang menjadikannya menarik, yaitu menyerupai panah atau telinga
gajah dengan batas bergerigi yang mengelilingi tepinya. Meskipun seolah
bergerigi, daun tanaman ini cukup lurus dan bertekstur halus selama ia
remaja
Philodendron
billietiae merupakan jenis tanaman yang kerap kali ditemukan
menumpang pada inangnya sebagai epifit, hal ini mengakibatkannya tidak terbiasa
mendapatkan sinar matahari langsung, melainkan melalui celah-celah dari pohon
di sekitarnya. Hal ini mengakibatkan tanaman ini lebih sesuai diperlakukan sebagai tanaman dalam ruangan (indoor) atau tanaman luar ruangan yang terlindungi. Jika tanaman ini terkena cahaya matahari secara langsung, maka yang
terjadi adalah daun yang dimilikinya menjadi hangus dan menguning.
